Sekedar tulisan
menuangkan isi fikiran
Hati-hati Terhadap Ayah Anda, Jangan Sampai Menyesal Nantinya
Posted by Ilan at 25 January 2019 17:53
Category: Renungan

Sering kali kita harus menerima tamparan untuk menyadari bahwa kita itu berawal dari tidak bisa apa-apa dan akan berakhir dengan keadaan yang tak mampu berbuat apapun bahkan untuk bernafas.
Mulai dari lahir, kita akan memerlukan orang untuk memandikan dan memberi makan.
Dalam hal ini, orangtualah yang berperan untuk merawat kita hingga kita mampu berdiri dan melakukan kegiatan sendiri.
Sayangnya, kita kerap lupa ketika manusia terlahir lemah dan akan berakhir tak berdaya.
Begitupun orangtua kita, mereka akan perlahan melemah dan terkesan merepotkan.
Bila orangtua telah tiada, barulah penyesalan datang.
Tapi semuanya sudah terlambat dan waktu takkan terulang kembali.
Masih untung bila kita sadar disaat orangtua masih bersama kita.


Hosting Murah BerkualitasIngin punya domain TLD yang murah tapi berkualitas? Daftar dan beli di sini!


Sebenarnya, saya pernah menulis hal seperti ini di blog saya yang lain dengan judul: Pintu Surga yang Nyata
Hanya saja waktu itu saya khusus membahas tentang Ibu
Tapi, semalam saya menemukan situs yang memberitakan seorang anak yang merasa malu bila ayahnya terlihat lusuh dihadapan teman-temannya.
Kisahnya berjudul: Malu Ayah yang Tua Datangi Kantornya, Pemuda ini Kaget Melihat Bosnya Membungkuk, Ternyata Dulu Ayahnya...
Setelah membaca kisahnya, saya jadi mendapat pelajaran yang sangat berharga.


Kisah ini sangat menampar rasa angkuh sang anak.
Secara tak disengaja ayahnya bertemu dengan mantan anakbuahnya sewaktu masih jadi tentara.
Hanya saja setelah bertahun-tahun, kini anaknya yang jadi bawahan mantan anakbuahnya.
Sang anak yang baru mengetahui kisah ayahnya sewaktu muda dan sehat, menjadi malu dan barulah timbul rasa bangga dalam dirinya.


Tetapi hal ini mengandung keuntungan yang besar untuknya.
Dengan bos yang mengetahui bahwa salah satu kariawannya adalah anak mantan pimpinan sewaktu masih dikemeliteran dulu, tentunya pandangan sang atasan akan berubah padanya.
Ia tentu akan diperlakukan secara istimewa bahkan mungkin saja bisa naik jabatan.


Seandainya saja ayahnya hanya manusia biasa, tentu tidak akan terjadi perubahan pada diri sang anak.
Ia akan terus benci dan malu terhadap ayahnya.
Ia tidak akan mengerti bagaimana cemasnya sang ayah ketika menanti detik-detik kelahiran sang anak.
Ayah yang tertawa gembira ketika anaknya lahir ke dunia, dengan senang hati menamai anaknya dengan nama yang paling baik.
Ayah yang banting tulang agar anak dan isterinya tidak kelaparan.
Ayah yang merasa terluka ketika anaknya sudah lebih kuat bahkan tega menyakiti perasaan ayahnya.


Jasa Pijat Urut Kusuk Tunanetra Najaha Sehat
Bila anda berada di Kabupaten Siak Sri Indrapura Propinsi Riau, anda dapat memanjakan tubuh anda dengan jasa layanan pijatan profesional oleh terapis yang bersertifikat. Kunjungi situs resmi kami untuk info selengkapnya di http://www.najaha.id


Kita seolah melupakan waktu yang terus berputar.
Sekarang kita bisa menyakiti ayah karena kita lebih kuat dari padanya, tapi ingat! Kita juga akan menjadi orang tua yang memiliki anak.
Tidakkah takut kalau anak kita memperlakukan kita sebagaimana yang kita lakukan terhadap ayah kita?


Hidup ini hanya memiliki satu kali kehidupan yang tidak akan berulang.
Kita hanya bisa maju dan tidak bisa memperbaiki keadaan yang telah dilewati.
Jadi, gunakanlah waktu yang diberikan agar kita dapat melangkah dengan tenang dikedepan harinya.

Related Posts

Comments

Comments (2), Result comments to "Hati-hati Terhadap Ayah Anda, Jangan Sampai Menyesal Nantinya"
Kentang Hijau
25 January 2019 18:42
Kenapa harus malu pada ayah yang tampil lusuh? Selama dia menyayangi kita kota harusnya bangga mempunyai ayah. Di luar sana banyak yang sudah tidak punya ayah lagi bahkan kedua orang tuanya. Postingan yang bermanfaat. Makasih min.
Ilan
25 January 2019 23:50
@Kentang Hijau, Biasanya faktor gengsi yang membuat seseorang jadi malu. Ya, banyak yang sudah tidak punya ayah, salah satunya saya. Trims sudah mampir

New comment

Sign in with My account

Name *


URL *


Content *
(Some BBcode tags allowed)